jeren fundamental degil

JERE FUNDAMENTAL: TUNJUKIN KALAU MEDAN GA BIKIN MALU!

Hip hop, sebuah kultur musik yang mulai didistorsi oleh banyak media/artis zaman sekarang. Mendengar kata hip hop, beberapa anak SMA yang kami tanyai langsung menjawab spontan: bling-bling, cewek seksi, (bahkan) fashion. Sebenarnya apa sih hip hop itu? Apa cuma segitu saja pengertian atas hip hop? Ah, kami sih ngga yakin. Mending kita tanyain saja jagoan hip hop tanah Sumatra, Jeremiah Saragih aka Jere Fundamental. Selain sebagai rapper, Jere sendiri sangat aktif dalam membangun skena hip hop di Medan, bahkan eksistensinya telah lama diakui di seantero Indonesia Raya (bahkan Asia Tenggara). Langsung saja yuk, bre!

 

Halo, Bang Jere. Salom. Apa kabar?

Baik, Le. Baik.

Skena hip hop Medan kok ga kedengaran lagi sih sekarang ini, Bang?

Karena banyak yang kurang produktif dan kurang mau mengeksplor lebih tentang skena ini sendiri.

Menurut Abang, kapan sih era keemasan hip hop di Medan? 

2007 sampai 2010.

Waktu itu Abang sudah mulai memproduksi materi?

Sudah, sejak akhir 2004.

Kayak mana ceritanya Abang sampai jadi artis hip hop di Medan?

Ga pernah mutusin jadi ‘artis’. Semua ini kumulai karena tertarik sama hip hop, dan itu dari masih SMP (2004). Waktu itu dengar Nas, Wutang Clan, Public Enemy, Black Star dan Beastie Boys, sambilan mulai ikutin skena, tapi belum berkontribusi. Sampai di 2005 aku akhirnya ketemu sama Ucok Munthe.

Apa pengaruhnya, ketemu Ucok Munthe waktu itu?

Besar! Aku tertarik sama Bang Ucok Munthe sejak ngikutin track-nya di skena lokal Medan. Banyak tukar pikiran sama dia. Kami dengar materi sama-sama, sampai bedah buku pun untuk sharing soal hip hop. Kadang-kadang mau sampe 10 jam sehari. Itulah, karena aku niat kali waktu itu… Rasanya kayak “apa ya si pukimak (hip-hop) ini…” Hahahaha.

Nah, karena waktu itu Abang masih SMP, sampai di sekolah apa Abang nyebarin juga candu hip hop tadi?

Pastinya. Kuracuni kawan-kawanku di sekolah (SMP St Yoseph, Medan). Mulai dari grup, ngadain cypher (hip-hop jamming) sama perform di acara-acara sekolah. Di luar sekolah pun udah mulai ikut kompetisi hip hop.

Kapan pertama kali rekaman?

Antara 2005-2006. Judulnya “Dont Stop“. Waktu itu sempat juara 1, waktu ikut kompetisi dan di situ kami bawa lagu ini.

Apa nama grup Abang waktu itu?

Pertama kali namanya Skill Rap, terus berubah jadi Lucky Jere dan terakhir Double Side. Tapi grupku bubar di tahun 2007.

Berarti sejak itu Abang sudah solo karir?

Yap. Waktu itu pake nama panggung ‘Jere’ sampe 2008/2009. Terus kutambah ‘Fundamental Authentic Mind’. Ya, sekarang biasa dipanggil Jere Fundamental.

Di skena hip hop lokal Medan ini, apa ajalah kontribusi Abang?

Wah rame, Le…Hahaha. Tahun 2010 pernah ngajar tentang budaya hip hop di SMA 2 Negeri Medan dan Universitas Negeri Medan, bareng Bang Ucok Munthe. Selain itu seperti biasa, menyebarkan hip hop di Medan lewat karya, album dan di event bareng kawan-kawan.

Apa komentar orangtua Abang waktu tahu kalau Abang jadi pelaku super-aktif hip hop di Medan?

Senang orang itu, karena aku berprestasi. Dan aku pun bersyukur mereka support penuh untuk itu. Ya, asal janganlah terganggu sekolah…

Kapan pertama gaung Abang sampai ke luar Sumatera?

2007, waktu aku mulai proses kreatif bareng kawan-kawan di Jakarta, dan Bang Ucok Munthe juga yang bantu aku bridging ke sana. Cuma di 2006 udah main-main ke sana untuk nengok langsung. Nah, sebenarnya waktu di 2007 itu aku kayak nantang, nge-push diriku berkarya dengan kerja sama bareng teman-teman di skena Jakarta, sekaligus biar nunjukinlah kalau Medan ga bikin malu. Hahaha.

Tema lagu Abang biasanya soal apa?

Kritik sosial.

Pernah bikin yang bertema rohani?

Pernah…Tapi lebih sekuler atau universal-lah

Hip-hop bling-bling itu apa sih, Bang?

Hip hop yg yang bertema ‘ego’, arogansi kayak harta, cewek-cewek. intinya showoff!

Kalau disuruh featuring, Abang milih Ucok Baba atau Victor Hutabarat?

Victor Hutabarat-lah!

Pernah abang nge-rap di gereja?

Dulu pernah dan sering, sekalian pelayananlah, kan bentuk terima kasih awak atas talenta ini juga, Le.

Young Lex atau Rich Chigga?

Ucok Munthe!!!

Apa sih pencapaian yang istimewa sejauh ini?

2012, pernah bareng Wizzow jadi salah satu opening act untuk Public Enemy (USA) di Jakarta. Bisa berkarya sampe hari ini juga termasuk suatu pencapaiankulah…

Bang, band apa di Medan ini yang pingin Abang lihat untuk segera bubar?

Semua, karena serba pukimak. Terutama Liberty Gong!

Foto: Koleksi pribadi Liberty Gong

Rencana Abang sekarang apa?

Nyari uang banyak-banyak, Le.

Apa baris akhir di lagu hip hop yang Abang tulis terakhir?

Membuka pintu gerbang Senayan, kumpulan anak Tuhan didikan setan!

 

*Interview oleh Leo Sihombing

Share this post

Recent post