Degil Zine

Halo! Selamat datang kembali di Rubrik Kobel! Pada kesempatan ini, Degilzine punya band super catchy asal Jakarta buat dikulik. Baik! Langsung saja, bre! Grow Rich adalah sebuah tajuk dari proyek one-man band (solo) dengan nuansa indie rock/post punk yang digagas oleh Abdur Rahim Latada pada tahun 2017 lalu. Konon sebelum mengagas proyek one-man band ini, Abdur Rahim Latada sudah lebih dahulu terjun dan menggilas skena musik underground bersama band hardcore “Nervous Breakdown” dan band post punk “Ultra Enigma".

Grow Rich memulai debut agresinya pada tanggal 20 April 2017 lalu dengan merilis single “Cash To Kyodo” lewat Bandcamp yang berisi dua track, yakni “Cash to Kyodo” dan “Cirrus The Virus”. Berdasarkan beberapa artikel digital yang memuat tentang Cash to Kyodo, rilisan via Bandcamp ini mendapat kesuksesan dan apresiasi yang sangat baik kala itu. Grow Rich lewat Cash to Kyodo barangkali bisa menjadi kaya benaran, lantaran single ini begitu banyak diminati dan dibeli via Bandcamp. Konon hal ini dikonfirmasi langsung oleh sang “miliarder”, bung Abdur Rahim Latada dengan mem-posting hasil capturing banyaknya para pembeli single Cash to Kyodo dari pesan masuk pos-el miliknya. Bahkan pihak Bandcamp sendiri sempat memajang Cash to Kyodo di halaman depan situsnya lantaran single ini memiliki peminat yang banyak. Dan yang lebih gilanya lagi, doi lewat single Cash to Kyodo berhasil membeli Lamborghini dan 1 unit rumah di kawasan elit daerah Jakarta Selatan dari hasil penjualan lewat Bandcamp ini! (Serius amat bacanya, bre! Kalimat terakhir candaan kok.)

Secara garis besar, Grow Rich di single Cash to Kyodo memainkan musik yang sangat easy listening dengan irama model The Cure, The Smith disertai paduan Fuzz yang kental pada gitar. Bebunyian noise catchy yang kadang terdengar di beberapa part lagu menambah kenyamanan bagi telinga siapa saja yang mendengar lagu ini.

Pada 27 April 2018 lalu, tepat setahun tujuh hari setelah perilisan perdananya, Grow Rich kembali merilis lagu-lagunya via Bandcamp. Kali ini dalam format EP yaitu dengan tajuk Senen Lempuyangan. EP ini berisikan 4 track antara lain : "Poo She Whack On", "Sleepless in Bantul", "Elle Punk", dan "Cash to Kyodo". Secara general, Grow Rich dalam rilisan terbarunya masih keukeuh menyajikan irama - irama catchy kepada pendengarnya. Pilihan nada yang ringan untuk didengar lagi - lagi menjadi jurus andalan Grow Rich dalam mengemas EP terbarunya. Santai, bre! Tetap tidak menghilangkan estetika nuansa absurd yang menjadi ciri khas lagu - lagunya kok!
Sedikit lebih eksploratif dari single perdananya, kali ini dalam EP terbarunya Grow Rich memasukan unsur sampling suara kucing yang dapat didengar di lagu “Poo She Whack On”, sampling yang sempat membuat saya terkecoh dengan melihat sekeliling apakah suara itu berasal dari si Pedro yaitu kucing peliharaan saya.

Kemudian masuklah ke track berikutnya "Sleepless In Bantul". Track satu ini terkesan seperti candaan dari Grow Rich yang hanya sekedar “numpang lewat” di EP dengan durasi tidak sampai setengah menit. Sebuah guyonan yang asik saya rasa. Berikutnya! Marilah kita masuk ke track "Elle Punk", yaitu sebuah track energik dengan nuansa post punk. Track ini cocok didengar di segala mood dan suasana. Di penghujung EP, ada track yang sudah familiar bagi kalian yang mengikuti kiprah Grow Rich, apalagi kalau bukan “Cash To Kyodo”. Ya, single ini kembali dimasukan oleh Grow Rich pada list paling akhir.

Terakhir! Jika kalian menginginkan Abdur Rahim Latada maju dalam Pilpres 2019, kalian bisa dukung beliau si multi talenta dengan membeli single maupun EP terbaru Grow Rich via Bandcamp. (Bercanda, bung! Tapi saya serius untuk rekomendasi Bandcamp-nya!)

 

Foto: https://growrich.bandcamp.com

 

1 thought on “MEMUPUK HARTA LEWAT GROW RICH (SEBUAH KARYA ONE-MAN BAND)

Leave a Comment

Baca Juga

Halo! Selamat datang kembali di Rubrik Kobel! Pada kesempatan ini, Degilzine punya band super catchy asal Jakarta buat dikulik. Baik! Langsung saja, bre! Grow Rich adalah sebuah tajuk dari proyek one-man band (solo) dengan nuansa indie rock/post punk yang digagas oleh Abdur Rahim Latada pada tahun 2017 lalu. Konon sebelum mengagas proyek one-man band ini, Abdur Rahim Latada sudah lebih dahulu terjun dan menggilas skena musik underground bersama band hardcore “Nervous Breakdown” dan band post punk “Ultra Enigma".

Grow Rich memulai debut agresinya pada tanggal 20 April 2017 lalu dengan merilis single “Cash To Kyodo” lewat Bandcamp yang berisi dua track, yakni “Cash to Kyodo” dan “Cirrus The Virus”. Berdasarkan beberapa artikel digital yang memuat tentang Cash to Kyodo, rilisan via Bandcamp ini mendapat kesuksesan dan apresiasi yang sangat baik kala itu. Grow Rich lewat Cash to Kyodo barangkali bisa menjadi kaya benaran, lantaran single ini begitu banyak diminati dan dibeli via Bandcamp. Konon hal ini dikonfirmasi langsung oleh sang “miliarder”, bung Abdur Rahim Latada dengan mem-posting hasil capturing banyaknya para pembeli single Cash to Kyodo dari pesan masuk pos-el miliknya. Bahkan pihak Bandcamp sendiri sempat memajang Cash to Kyodo di halaman depan situsnya lantaran single ini memiliki peminat yang banyak. Dan yang lebih gilanya lagi, doi lewat single Cash to Kyodo berhasil membeli Lamborghini dan 1 unit rumah di kawasan elit daerah Jakarta Selatan dari hasil penjualan lewat Bandcamp ini! (Serius amat bacanya, bre! Kalimat terakhir candaan kok.)

Secara garis besar, Grow Rich di single Cash to Kyodo memainkan musik yang sangat easy listening dengan irama model The Cure, The Smith disertai paduan Fuzz yang kental pada gitar. Bebunyian noise catchy yang kadang terdengar di beberapa part lagu menambah kenyamanan bagi telinga siapa saja yang mendengar lagu ini.

Pada 27 April 2018 lalu, tepat setahun tujuh hari setelah perilisan perdananya, Grow Rich kembali merilis lagu-lagunya via Bandcamp. Kali ini dalam format EP yaitu dengan tajuk Senen Lempuyangan. EP ini berisikan 4 track antara lain : "Poo She Whack On", "Sleepless in Bantul", "Elle Punk", dan "Cash to Kyodo". Secara general, Grow Rich dalam rilisan terbarunya masih keukeuh menyajikan irama - irama catchy kepada pendengarnya. Pilihan nada yang ringan untuk didengar lagi - lagi menjadi jurus andalan Grow Rich dalam mengemas EP terbarunya. Santai, bre! Tetap tidak menghilangkan estetika nuansa absurd yang menjadi ciri khas lagu - lagunya kok!
Sedikit lebih eksploratif dari single perdananya, kali ini dalam EP terbarunya Grow Rich memasukan unsur sampling suara kucing yang dapat didengar di lagu “Poo She Whack On”, sampling yang sempat membuat saya terkecoh dengan melihat sekeliling apakah suara itu berasal dari si Pedro yaitu kucing peliharaan saya.

Kemudian masuklah ke track berikutnya "Sleepless In Bantul". Track satu ini terkesan seperti candaan dari Grow Rich yang hanya sekedar “numpang lewat” di EP dengan durasi tidak sampai setengah menit. Sebuah guyonan yang asik saya rasa. Berikutnya! Marilah kita masuk ke track "Elle Punk", yaitu sebuah track energik dengan nuansa post punk. Track ini cocok didengar di segala mood dan suasana. Di penghujung EP, ada track yang sudah familiar bagi kalian yang mengikuti kiprah Grow Rich, apalagi kalau bukan “Cash To Kyodo”. Ya, single ini kembali dimasukan oleh Grow Rich pada list paling akhir.

Terakhir! Jika kalian menginginkan Abdur Rahim Latada maju dalam Pilpres 2019, kalian bisa dukung beliau si multi talenta dengan membeli single maupun EP terbaru Grow Rich via Bandcamp. (Bercanda, bung! Tapi saya serius untuk rekomendasi Bandcamp-nya!)

 

Foto: https://growrich.bandcamp.com

 

1 thought on “MEMUPUK HARTA LEWAT GROW RICH (SEBUAH KARYA ONE-MAN BAND)

Leave a Comment

Baca Juga