Degil Zine

Angin segar berbau melati menghampiri skena metal tanah Malang, pren. Aroma melati ala - ala almarhumah Suzanna menambah horor sekaligus bahagia skena metal kota yang terkenal sejuk ini. Salah satu grup metal asyik, The Moses Purposes, menebarkan kabar gembira bagi kalian para penikmat musik keras. Siapakah mereka? Antek - antek Mossad? Bukan, pren. Sabar dulu. Jangan ambil kesimpulan terlalu cepat. Yoklah!

The Moses Purposes yang namanya lumayan ngeri - ngeri sedap ini terbentuk pada tahun 2014. Mereka terdiri atas Asfa (Drum), Carnival (Bass), Rian Fareza (Gitar, Clean Vocal), Rizqtsany (Scream Vocal) dan Zulfiqar Bhisma (Lead Gitar). Band yang beraliran metalcore ini memiliki nama yang cukup fenomenal, pren. Kalau kalian paham dengan dunia per"metal"an, nama band seperti ini sungguh tidak asing lagi. Di Barat sana ada banyak band yang bernama ganas seperti Job For A Cowboy, God Forbid, dan di Malang ada The Moses Purposes. Band yang terinispirasi dari cerita sejarah nabi Musa ini mungkin bisa dibilang anak metal yang agamais. Lihat saja namanya; sesungguhnya mewakili tiga agama samawi, bung! Mereka mungkin ingin memberikan gambaran kalau nabi Musa penyuka musik metal atau pencipta musik metal? Bagi kalian yang ingin membangun dan merintis band, mungkin mereka bisa dijadikan inspirasi. Baik genre metal, stoner, maupun grindcore, tetaplah ingat sejarah agama. Gimana?

Para personil. Sumber: The Moses Purposes

Band ini baru saja merilis sebuah album yang tidak diberi judul dan sepakat memberinya nama "Self Titled." Album ini berisikan sepuluh lagu yang saya jamin akan mengobrak - abrik kepala dan memaksa urat di jari tangan kalian membentuk logo "Devil Horn." Proses panjang dan keringat mereka dalam bermusik harus kita apresiasi. Pengerjaan debut album ini memang terhitung cukup lama, mulai dari tahun 2015. Untuk proses pengumpulan materi lagu serta tracking, recording, mixing, mastering, dan designing, mereka kerjakan secara independen. Recording, mixing, dan mastering dikerjakan oleh scream vocalist, Riqtsany yang berada dalam naungan Audiolectica Records dan designing album dikerjakan oleh tim mereka, Surya Nur Ardiansah dengan nama "Synple Project Studio."

Lahirnya album pertama mereka menjadi tanda kalau band ini tidaklah main - main dalam berkarya. Tak percaya? Cobalah dengar salah satu single mereka yang berjudul Agnostik. Lagu yang termasuk dalam album pertama mereka ini saya rasa cukup segar untuk dinikmati. Mereka tak lupa dengan identitas metalcore yang menyisipkan clean vocal di beberapa part lagu ini. Karya yang dikerjakan secara mandiri dan independen tak membuat band ini gentar. Lihat sajalah preview artwork dan sound-nya! Secara keseluruhan dikemas cukup baik.

Di telinga saya yang masih amatir ini, lagu - lagu The Moses Purposes sangatlah oke.  Amarah, kisruh sosial, dan percintaan jadi pondasi mereka berkoar - koar di album perdana mereka. Mereka menganggap album ini adalah proses pendewasaan dan hasil dari pemikiran-pemikiran selama berproses dari awal terbentuk sampai sekarang, dengan analogi album ini lebih ke dalam kumpulan cerita dibandingkan dengan sebuah buku novel. Bagaimana dengan cerita nabi Musa? Ditunggu saja, pren. Pasti mereka akan garap!

Kesepuluh lagu dalam album ini mengingatkan saya akan nama nama besar metalcore jagat raya seperti Trivium, Killswitch Engage, dan As I Lay Dying. Seperti kata pepatah, metalcore akan terus tumbuh dan semakin baru. Apakah mereka salah satunya? Hm. Biarkan saja hatimu yang berbicara dan memberikan penilaian. Ingat, bung! Band metal tak hanya teriak dan berkoar - koar. Mereka selalu punya cara sendiri untuk berbicara. Lirik absurd belum tentu tak bermakna. Cobalah telaah secara mendalam dan resapi setiap nadanya! Niscaya Anda akan hanyut dan terbuai dengan kata - kata.

Salam respek dan hormat dari saya metalhead amatiran. Maju terus, amigo!

Penampilan The Moses Purposes di Lingkaran Hitam Metal Fest, Jember, 2015. Sumber: instagram @themosespurposes

Tracklist The Moses Purposes - Self Titled Album :
1. Black Mist
2. Silence & Honesty
3. Salvation of Grace
4. About Faithless
5. Agnostik
6. Story About Tonight (Part I)
7. Katalis
8. Louder Harder
9. Something Wrong
10. Story About Tonight (Part II)

Produced : The Moses Purposes
Recorded : Rudals Records
Mixed & Mastered : Rizqtsany (Rudals Records / Audiolectica Records / The Moses Purposes)
Audio Visual : Synple Project Studio

Instagram: @themosespurposes

Youtube: TheMosesPurposesOfficial

Soundcloud: TheMosesPurposes

Spotify: TheMosesPurposes

Bandcamp: TheMosesPurposes

Leave a Comment

Baca Juga

Angin segar berbau melati menghampiri skena metal tanah Malang, pren. Aroma melati ala - ala almarhumah Suzanna menambah horor sekaligus bahagia skena metal kota yang terkenal sejuk ini. Salah satu grup metal asyik, The Moses Purposes, menebarkan kabar gembira bagi kalian para penikmat musik keras. Siapakah mereka? Antek - antek Mossad? Bukan, pren. Sabar dulu. Jangan ambil kesimpulan terlalu cepat. Yoklah!

The Moses Purposes yang namanya lumayan ngeri - ngeri sedap ini terbentuk pada tahun 2014. Mereka terdiri atas Asfa (Drum), Carnival (Bass), Rian Fareza (Gitar, Clean Vocal), Rizqtsany (Scream Vocal) dan Zulfiqar Bhisma (Lead Gitar). Band yang beraliran metalcore ini memiliki nama yang cukup fenomenal, pren. Kalau kalian paham dengan dunia per"metal"an, nama band seperti ini sungguh tidak asing lagi. Di Barat sana ada banyak band yang bernama ganas seperti Job For A Cowboy, God Forbid, dan di Malang ada The Moses Purposes. Band yang terinispirasi dari cerita sejarah nabi Musa ini mungkin bisa dibilang anak metal yang agamais. Lihat saja namanya; sesungguhnya mewakili tiga agama samawi, bung! Mereka mungkin ingin memberikan gambaran kalau nabi Musa penyuka musik metal atau pencipta musik metal? Bagi kalian yang ingin membangun dan merintis band, mungkin mereka bisa dijadikan inspirasi. Baik genre metal, stoner, maupun grindcore, tetaplah ingat sejarah agama. Gimana?

Para personil. Sumber: The Moses Purposes

Band ini baru saja merilis sebuah album yang tidak diberi judul dan sepakat memberinya nama "Self Titled." Album ini berisikan sepuluh lagu yang saya jamin akan mengobrak - abrik kepala dan memaksa urat di jari tangan kalian membentuk logo "Devil Horn." Proses panjang dan keringat mereka dalam bermusik harus kita apresiasi. Pengerjaan debut album ini memang terhitung cukup lama, mulai dari tahun 2015. Untuk proses pengumpulan materi lagu serta tracking, recording, mixing, mastering, dan designing, mereka kerjakan secara independen. Recording, mixing, dan mastering dikerjakan oleh scream vocalist, Riqtsany yang berada dalam naungan Audiolectica Records dan designing album dikerjakan oleh tim mereka, Surya Nur Ardiansah dengan nama "Synple Project Studio."

Lahirnya album pertama mereka menjadi tanda kalau band ini tidaklah main - main dalam berkarya. Tak percaya? Cobalah dengar salah satu single mereka yang berjudul Agnostik. Lagu yang termasuk dalam album pertama mereka ini saya rasa cukup segar untuk dinikmati. Mereka tak lupa dengan identitas metalcore yang menyisipkan clean vocal di beberapa part lagu ini. Karya yang dikerjakan secara mandiri dan independen tak membuat band ini gentar. Lihat sajalah preview artwork dan sound-nya! Secara keseluruhan dikemas cukup baik.

Di telinga saya yang masih amatir ini, lagu - lagu The Moses Purposes sangatlah oke.  Amarah, kisruh sosial, dan percintaan jadi pondasi mereka berkoar - koar di album perdana mereka. Mereka menganggap album ini adalah proses pendewasaan dan hasil dari pemikiran-pemikiran selama berproses dari awal terbentuk sampai sekarang, dengan analogi album ini lebih ke dalam kumpulan cerita dibandingkan dengan sebuah buku novel. Bagaimana dengan cerita nabi Musa? Ditunggu saja, pren. Pasti mereka akan garap!

Kesepuluh lagu dalam album ini mengingatkan saya akan nama nama besar metalcore jagat raya seperti Trivium, Killswitch Engage, dan As I Lay Dying. Seperti kata pepatah, metalcore akan terus tumbuh dan semakin baru. Apakah mereka salah satunya? Hm. Biarkan saja hatimu yang berbicara dan memberikan penilaian. Ingat, bung! Band metal tak hanya teriak dan berkoar - koar. Mereka selalu punya cara sendiri untuk berbicara. Lirik absurd belum tentu tak bermakna. Cobalah telaah secara mendalam dan resapi setiap nadanya! Niscaya Anda akan hanyut dan terbuai dengan kata - kata.

Salam respek dan hormat dari saya metalhead amatiran. Maju terus, amigo!

Penampilan The Moses Purposes di Lingkaran Hitam Metal Fest, Jember, 2015. Sumber: instagram @themosespurposes

Tracklist The Moses Purposes - Self Titled Album :
1. Black Mist
2. Silence & Honesty
3. Salvation of Grace
4. About Faithless
5. Agnostik
6. Story About Tonight (Part I)
7. Katalis
8. Louder Harder
9. Something Wrong
10. Story About Tonight (Part II)

Produced : The Moses Purposes
Recorded : Rudals Records
Mixed & Mastered : Rizqtsany (Rudals Records / Audiolectica Records / The Moses Purposes)
Audio Visual : Synple Project Studio

Instagram: @themosespurposes

Youtube: TheMosesPurposesOfficial

Soundcloud: TheMosesPurposes

Spotify: TheMosesPurposes

Bandcamp: TheMosesPurposes

Leave a Comment

Baca Juga