Degil Zine

Perhelatan A: M Festival yang dilaksanakan Sabtu, 5 Mei 2018 kemarin, menambah daftar "gigs mahasiswa" dengan bintang tamu internasional. Mahasiswa dari sekolah bisnis Prasetya Mulya (Prasmul) ini berhasil menggaet Mac Ayres dan Yung Bae, dua musisi yang saat ini sedang naik daun di kancah musik internasional.
Selain Mac Ayres dan Yung Bae, acara ini juga turut mengundang band indie Indonesia semacam Fourtwnty, Barefood, The Groove, Diskoria, serta Ariel Nayaka yang berkolaborasi dengan BAP.


Terdiri dari dua panggung dan beberapa berdiri tidak cukup untuk festival raya suasana. Acara dengan konsep festival akan lebih cocok bila ditempatkan di tempat yang lebih terbuka seperti taman, ruang tengah kota, atau yang lainnya.
Tak lama setelah The Groove usai menghibur penonton, DJ dan produser Yung Bae yang musiknya kental dengan nuansa Japannese city pop ini pun naik ke atas panggung dan memulai pertunjukannya. Sayangnya Japannese city pop terasa lebih cocok bila dibawakan oleh band secara utuh. Namun Yung Bae sepertinya menyadari hal ini, maka dari itu ia pun turut membawakan lagu-lagu populer seperti After the Storm-nya Tante Kali dan Paman Tyler yang bisa memberi nyawa lagi kepada penonton.

Setelah itu yang ditunggu-tunggu pun berada di atas panggung: Mac Ayres. Doi bagaikan magnet bagi pengunjung A: M Festival. Seketika bibir barikade penuh dengan penonton. Setiap kata yang diucapkan Mac Ayres selalu dikirim dengan teriakan suka cita penonton. Tak mudah pula Mac Ayres menyapa penonton di sela-penampilannya.

Musik soul r & b yang membuai, bernyanyi bersama , karaoke musisi, gimmick kembali ke panggung setelah kami menginginkan lebih , dan juga bekerja sama yang sama dengan yang sempurna.
Sampai jumpa di A: M Festival selanjutnya!

 

* Foto oleh Kibo

Leave a Comment

Baca Juga

Perhelatan A: M Festival yang dilaksanakan Sabtu, 5 Mei 2018 kemarin, menambah daftar "gigs mahasiswa" dengan bintang tamu internasional. Mahasiswa dari sekolah bisnis Prasetya Mulya (Prasmul) ini berhasil menggaet Mac Ayres dan Yung Bae, dua musisi yang saat ini sedang naik daun di kancah musik internasional.
Selain Mac Ayres dan Yung Bae, acara ini juga turut mengundang band indie Indonesia semacam Fourtwnty, Barefood, The Groove, Diskoria, serta Ariel Nayaka yang berkolaborasi dengan BAP.


Terdiri dari dua panggung dan beberapa berdiri tidak cukup untuk festival raya suasana. Acara dengan konsep festival akan lebih cocok bila ditempatkan di tempat yang lebih terbuka seperti taman, ruang tengah kota, atau yang lainnya.
Tak lama setelah The Groove usai menghibur penonton, DJ dan produser Yung Bae yang musiknya kental dengan nuansa Japannese city pop ini pun naik ke atas panggung dan memulai pertunjukannya. Sayangnya Japannese city pop terasa lebih cocok bila dibawakan oleh band secara utuh. Namun Yung Bae sepertinya menyadari hal ini, maka dari itu ia pun turut membawakan lagu-lagu populer seperti After the Storm-nya Tante Kali dan Paman Tyler yang bisa memberi nyawa lagi kepada penonton.

Setelah itu yang ditunggu-tunggu pun berada di atas panggung: Mac Ayres. Doi bagaikan magnet bagi pengunjung A: M Festival. Seketika bibir barikade penuh dengan penonton. Setiap kata yang diucapkan Mac Ayres selalu dikirim dengan teriakan suka cita penonton. Tak mudah pula Mac Ayres menyapa penonton di sela-penampilannya.

Musik soul r & b yang membuai, bernyanyi bersama , karaoke musisi, gimmick kembali ke panggung setelah kami menginginkan lebih , dan juga bekerja sama yang sama dengan yang sempurna.
Sampai jumpa di A: M Festival selanjutnya!

 

* Foto oleh Kibo

Leave a Comment

Baca Juga