GARASI PARTIJ JILID 4: BUKAN SEKADAR AJANG MASTURBASI

GARASI PARTIJ JILID 4: BUKAN SEKADAR AJANG MASTURBASI

Lagi, kakak beradik kelebihan hormon yang bertinggal di komplek Villa Pamulang bakal mengadakan gigs kolektif bertajuk Garasi Partij Jilid 4. Sesuai dengan tajuk acara, gigs ini diselenggarakan secara sporadis di garasi milik keluarga Azed, Vila pamulang, Jalan Pandawa Lima 8, Blok CE 2 No.14, Tangerang Selatan.

“Untuk tema, sebetulnya kita sekalian merayakan hari kemerdekaan sih,” jelas Raihan, si kakak keluarga Azed melalui pesan Whatsapp.

Garasi 14 sendiri didirikan oleh Raihan dan Kautsar Azed beberapa waktu yang lampau. Seperti dijabarkan oleh Raihan.

“2 tahun lalu Azed kecil (Kautsar) ceritanya baru mulai ngeband-ngeband nih. Om Tommy selaku managernya punya inisiatif buat bikin sesi latihan di garasi rumah gue untuk ngebangun mental tiap-tiap personel supaya terbiasa manggung sambil ditonton orang. Kebetulan banget waktu itu gue lagi di Pamulang, jadi doi minta buat ngundang beberapa temen-temen gue yang masih aktif nge band buat ikut latihan sekalian jamming bareng. Kekumpullah sekitar 7 band waktu itu. Beres acara, kita ngobrol-ngobrol dan ternyata belum ada yang ngadain sesi latihan begini di Tangerang selatan, sampe akhirnya tercetuslah nama Garasi 14.”

Penamaan Garasi 14 disesuaikan dengan konsep gigs yang mereka anut, serta tentu saja, nomor rumah (14) dari keluarga Azed itu sendiri. Dalam pelaksanaannya, Garasi 14 turut dibantu oleh kawan-kawan kelebihan hormon lainnya yang dilabeli nama Serdadu 14, yang seperti dipaparkan Raihan, diisi oleh para personel band yang pernah nge-gigs di sana, Musicnity, Teenpam Records, Mamer Pameran yang punya tanggung jawab di bagian tata hias ruangan, serta bantuan sound system dari System One Production. Dan gosipnya juga, para om-om sekitaran komplek juga turut bahu membahu demi berlangsungnya acara ini. Salut bro!

Garasi Partij sendiri telah berlangsung dengan sukses selama 3 kali, dan hari ini rencananya akan dilangsungkan gigs yang keempat. Selama tiga kalil perhelatan, bermacam unit musik dari beragam genre telah tampil. Tak hanya dari Pamulang, dari Bekasi, Tangerang, bahkan Jakarta juga telah turut merapat. Soal ini Raihan mengutarakan impiannya, bahwa ia dan kawan-kawan ingin agar gigs ini bisa menjadi jejaring bagi sesama band untuk dapat sukses bersama-sama. Bahasanya sih, gotong royong. Dan konsep gotong royong ini juga diterapkan dalam pengadaan mahar (begitulah mereka menyebutnya).

“Jadi uang yang dikasih dari tiap-tiap band itu sebagai bentuk apresiasi untuk karya sendiri dan karya orang lain. Nah, anak-anak Garasi bantu kelola untuk keperluan konsumsi dan perlengkapan yang dibutuhin, intinya biar uang yang udah dikumpulin bisa efektif lagi buat temen-temen yang ngisi acara. Dan kita biasain juga buat sisihin dari uang itu untuk keperluan amal.”

Untuk gigs yang keempat ini, Garasi 14 telah menyiapkan The Stonned Brothers, Pecahan Antariksa, Jonkoppings, Vanilla Clove, Dreambyrds, Black Mamba, Strayapes, dan banyak lagi. Komposisi yang cukup ramai ini akan meributkan seluruh komplek mulai pukul 4 sore hingga malam berakhir terganti oleh pagi. Pada akhirnya, Garasi 14 bukan sekadar ajang untuk mencari eksistensi diri belaka, atau semacam tempat masturbasi massal yang belakangan banyak melanda jiwa-jiwa muda yang tercabik setan. Pada kami, Raihan menutup percakapan dengan menyodorkan segerobak mimpinya. Ia berkata dengan yakin, bahwa “Garasi 14 adalah wadah apresiasi. Harapan gue kedepannya garasi ini bisa jadi tempat buat siapa pun untuk saling mengapresiasi dan menghargai satu sama lain, karena kita pikir salah satu kunci buat maju bareng-bareng ya dengan saling respect satu sama lain. Untuk seputar musik sendiri, kalau kita bisa ngebentuk mindset saling menghargai, mudah-mudahan kegiatan semacam membeli kaset, cd, marchendise, dan tiket konser bukan lagi sekadar untuk memenuhi kebutuhan pribadi, tapi lebih sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seseorang.”

Apresiasi. Ya, semua karya seni pada akhirnya hanyalah mencari sebentuk apresiasi. Apa dan bagaimana bentuknya, ya tergantung zaman dan kebutuhannya. So, marilah, yang di sekitar Jabodetabek, langkahkan segera kakimu dan bawa serta karyamu menuju ke Garasi 14!

Share this post

Recent post