DAYDREAMING: WISATA RUANG KHAYAL ALA MRNMRS

DAYDREAMING: WISATA RUANG KHAYAL ALA MRNMRS

Kabar Baik, Degilian! Teruntuk kalian para penikmat musik indie tanah air. Untuk pertama kalinya saya, Sina Simasih, merasa tertantang untuk meng-kobel sebuah musik ataupun band. Saya berterimakasih sudah diperkenankan untuk mengupas musik yang layak untuk menjadi asupan bergizi empat sehat lima sempurna.

Kali ini saya dihadapkan pada sebuah band dari Ujung Selatan Pulau Sumatra, tepatnya kota Bandar Lampung yang terkenal dengan slogan “Sai Bumi Ruwai Jurai.” Apa itu artinya? Silahkan di googling sendiri, Bosku! Mereka adalah MRNMRS, yaitu grup musik alternatif yang sudah berkiprah sejak tahun 2012. Pada bulan lalu tepatnya tanggal 21 September 2018, MRNMRS resmi merilis single terbaru mereka yang bertajuk “Daydreaming” di Gudang Rupa F&B Bandar Lampung.

Berdasarkan tulisan press release mereka yang dikirim ke pos-el Degilzine, “Daydreaming” sendiri terinspirasi dari aktivitas sehari-hari yang tidak lepas dari kegiatan melamun dan berkhayal. Dari kegiatan mereka yang cukup unik tersebut, akhirnya MRNMRS kembali menciptakan satu karya yang memiliki cerita sederhana tentang isi lamunan seseorang yang sedang berfantasi dalam ruang khayal dan terbilang random. Tentang bagaimana seseorang akan menghabiskan waktu dengan orang yang istimewa dan bagaimana khayalan tersebut dapat sangat apik dirangkum dalam lirik yang sederhana namun penuh cinta. Wah… melamun aja jadi karya, Lae!

Single “Daydreaming” sendiri merupakan salah satu lagu andalan dari beberapa lagu lainnya. Kabarnya single ini sedang dalam tahap penggodokan untuk ditampung dalam satu buah wadah mini album ke- 2. Yah, saya doakan semoga segera rampung. Secara pribadi juga sangat ditunggu kehadiran mini albumnya sekaligus menanti kehadiran MRNMRS sendiri di kota kami, kota betuah Tanah Deli tercinta.

Nah kalau menurut pengamatan saya selaku pengamat sejati nih, “Daydreaming” sangat sesuai dengan maknanya sendiri yaitu adalah “kondisi sesaat terputusnya pikiran seseorang dengan lingkungan sekitarnya, di mana kontak seseorang menjadi kabur dan sebagian digantikan oleh khayalan visual, khususnya tentang hal-hal yang menyenangkan, harapan atau ambisi, dan dialami dalam kondisi terjaga.” (Sumber: Wikipedia) Aha! Tapi yang paling penting nih, Lae! Memang benar seketika aku mendengarkan tiap-tiap alunan nada dan liriknya, kerap sekali memaksa untuk berfantasi dalam alam khayal dan itu justru tergambar jelas di dalam kepala. Ditambah alunan gitar dan nada vokal yang cukup membuat badan untuk malas bergerak dan menggiringku untuk berfantasi. Bagiku di sini nih letak racun itu bersarang! Haha. Jadi buat para lae-ku sekalian, berhati-hatilah saat mendengar musik mereka yang cukup manja namun berbahaya ini. Kalau tidak percaya silahkan coba dengar sendiri di teras rumah kalian. Lebih enak dinikmati saat hujan di sore hari.


Sejauh ini, duo yang digawangi oleh nona Febyka selaku vokalis dan tuan Bagas Perdhana pada gitaris kiranya sudah mampu membuktikan pada para pendengar musik indie tanah air lewat karya-karya yang sudah mereka keluarkan. Konsistensi dan eksistensi mereka dalam bermusik memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan bermodalkan mini album pertama yang bertajuk “Pretty Butterfly” di penghujung tahun 2012, mereka melangkah maju dan sedang bersiap merampungkan mini album kedua mereka. Percayalah, di musim penghujan ini cocok kalilah dengar Daydreaming sambil bayangkan adek itu. Asoi!

Jadi tunggu apalagi nih sob, buat kalian yang penasaran dengan mereka segera cek langsung di official instagram mereka https://instagram.com/_mrnmrs

Kalian juga bisa dengar mereka melalui platform digital spotify http://bit.ly/Daydreamingwithmrnmrs

MRNMRS sendiri juga sudah merilis official lyric video di kanal youtube mereka

Share this post

Recent post