FLYING PIG: SEKELOMPOK BABI YANG INGIN TERBANG TINGGI

Tepat seperti yang Aga Depresi katakan, penghujung  tahun 2018 memang menjadi tahun yang sangat produktif bagi kalangan musisi di Indonesia. Setelah beberapa waktu  lalu, Disobey, salah satu band hardcore kota Medan menggelar bedah album (dan lunching pada hari berikutnya), kini Flying Pig pula yang menggelar hajatan mereka. Salah satu band grunge belia tanah Deli ini tampaknya tidak mau kalah. Dan misi mereka di penghujung tahun 2018 kini dapat dikatakan tuntas sudah. Selamat!!!

Album perdana Flying Pig yang langsung dilemparkan ke teras Degil House.

Minggu (2/12/18) kemarin, Flying Pig resmi menggelar hajatan launching album perdana bertajuk “Cus…Cus…Cus…Detak…Jreeng!!!” yang dilaksanakan di Pitu Room, salah satu space kreatif kebanggaan kota Medan, yang bertempat di Jl. TB Simatupang, Ruko Imperium Residence, No. 30-32, Sunggal, Medan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi titik awal pergerakan mereka di industri musik Indonesia.

Beberapa jam sebelum launching album ini dimulai, tim Degilzine berhasil merangkum beberapa informasi eksklusif yang diperoleh dari Ipenk (vokal/gitar), Joseng (drum), dan Efan (bass). Mari disimak!!!

*Keterangan:  I (Ipenk), J (Joseng), E (Efan), FP (Flying Pig).

 

D:        Hallo Flying Pig, bagaimana persiapan kalian menuju launching album ini?

 J:         Persiapan menuju launching itu kami sebentar aja, sebenernya yang paling lama itu persiapan albumnya. Kami nyiapin launching itu sekitar bulan lalu dan teknisnya kami selesaikan bisa dikatakan hanya berkisar 3 hari. Karena kami sendiri juga tidak punya ekspektasi yang tinggi dan kami menganggap launching ini sebagai syukuran atau wisudaanlah bisa dikatakan, hanya sebatas perayaan biasa.

 D:        Album Cus…Cus…Cus… Detak… Jreeng!!! Itu bercerita tentang apa sih ?

  I:         Itu sebenernya tidak bercerita tentang apa-apa, kami lebih mengambil kesimpulan karena lagu kami semuanya dimulai dengan irama “cus…cus…cus… detak… jreeng!!!”  Nah seperti itu hahaha…

  J:         Filosofinya sih ini, sebagai langkah awal kami memulai karier industri musik bersama Flying Pig.  Inilah awal kami, inilah intro kami, inilah album kami. Kira-kira seperti itu. Asyik kan jawabannya? Jawaban minum tuak ya kayak gini memang lontong! Hahaha…

 

Joseng, penggebuk drum di Flying Pig. Foto: Brebes.

D:        Siapa saja sih yang terlibat di dalam album kalian?

 I:         Yang terlibat membantu di album kami cukup banyak, terutama 10 artworker dari Medan, Binjai, dan Bali. Selain itu orang-orang nya itu cukup banyak, sempat pindah rumah, pindah record lagi. Tapi yang paling berkesan itu ya 10 artworker yang turut berkolaborasi bersama kami.

 J:         Jadi gini, di album kami setiap lagu itu punya artworknya masing-masing. Dan di album kami punya 10 gambar dengan orang-orang yang berbeda. Dan mereka itu semua tidak dibayar. Mereka mau karena punya prinsip yang sama, yaitu saling membantu memajukan karya dari teman-teman. Bener-bener kolektiflah pokoknya. Anjinglah pokoknya itu! Bener-bener anjing! Keren!!! Haha…

Aga Depresi, ilustrator Degil, bersama artwork yang ia sumbangkan di album Flying Pig.

 D:        Kira-kira hal apa yang bisa kalian bagikan terkait kendala pembuatan album ini?

 E:        Kalau dari segi kendala yaaa…. uang, waktu, Haha. Standarlah… Seperti band-band pada umumnya. Namanya band miskin ya emang muter-muter di situ aja kendalanya. Paling berat sih waktu kami bertiga, kan juga punya profesi yang berbeda-beda dan masih budak juga. Cuma, walaupun kami hanya budak ataupun pion, kami bercita-cita punya penghasilan juga…

D:        Orang yang paling membantu kalian selama proses pembuatan album?

I:         Usup… (vokalis band Dispenser dan tukang mixer di CBR).

J:         Sebenernya Usup, paling krusial itu. Dia itu orang paling anjinglah di dunia ini. Dan otak dia paling kurang ajar pokoknya, hahaha.

I:         Dan hal yang paling bikin aku salut dengan Usup yaitu dia rela ninggalin istrinya saat hamil besar hanya buat bantuin kami recording, harus nganterin ke rumah mertuanya di sela-sela proses recording. Intinya aku salut dengan dia yang bisa membagi waktu kapan nemenin istri dan kapan menjadi operator saat kami recording. Dan itu sumpah … sampai aku gak bisa bilang apa-apa. Dia manusia super gila dan intinya orang yang sangat berjasa di album kami.

Usuf (berambut putih), ketika ikut menciptakan kekacauan di launching album Flying Pig (2/12).

D:        Terakhir… Harapan Flying Pig ke depannya apa?

J:         Kami tidak punya ekspektasi tinggi, yang kami tahu hanya berkarya dan berkarya terus ke depan. Pokoknya berkarya itu lepas aja, nulis lagu, rekaman, manggung, itu aja udah crotttlah sama kami. Selebihnya natural aja, semesta aja yang atur. 

E:        Kalau dari aku sih harapan itu ya sama aja yang kayak Joseng katakan. Dan paling benci itu kalau ditanya, “Kalian dapat apa sih dari manggung?” Ya kami tidak peduli akan hal itu, yang kami tahu kami hanya berkarya. Dan intinya kami ingin terus berkarya sampai capek dan capeknya nggak tahu sampai kapan.

I:         Harapan aku sebenernya udah diwakilin dari Joseng dan Efan tadi.

 *Dan tiba-tiba wawancara kami disela oleh tukang parkir yang minta uang seribu.

I:         Paling sedikit tambahan dari aku… ya biar bisa tetap main-main, berkawan, bisa ketemu kawan-kawan band di panggung-panggung lain, ya maksud aku ayok ketawa aja, gas terus, main terus. Tetep berkawan, tetep mainlah pokoknya. Hahaa…

D:        Terimakasih banyak atas waktunya geng! Sukses terus buat Flying Pig!

FP:      Iya sama-sama…

Terakhir, kami dari tim redaksi mengucapkan selamat buat Flying Pig atas launching albumnya. Semoga ke depan dapat mengharumkan wajah kota Medan lewat karya-karyanya. Dan senantiasa support musik lokal dengan membeli CD/Merchandise Official yang resmi. Dan buat Degilian yang tertarik membeli CD/Merchandise mereka dapat menghubungi langsung melalui link yang tertera di bawah ini:

Instagram: https://www.instagram.com/flyingpigrock/?hl=id

Whatsapp: 081395646340

Atau kalian juga dapat mendengar mereka di laman soundcloud dengan mengklik tautan di bawah:

Soundcloud: www.soundcloud.com/flyingpigrock

GRUNGE NOT DIE!

Leave a Comment